Subscribe:

Labels

Flags Visitor

free counters

Selasa, 18 Oktober 2011


Surat dari Ruh untuk Masa Depan

Nak,
Kukirim secarik surat yang lahir dari perut purnama
Tentang puisi bunga mengalir dalam gurat lampau
Ya! Masa lampaumu, Nak! Yang ingin bertandang ke rumahmu
Saat rahmatullah sentuhkan jemari hangatnya di kota Makkah
Lalu…
Menyanyikan selaksa syair kebenaran : suara – suara meliuk indah pada goresan kata
Buih – buih kata:
“IQRO’!”

Maka bacalah, Nak!
Serta menunduklah dari dongaknya kepalamu saat angkasa terbebani gemerlap neon bertabur:
noda malam pada setiap butir embun

Maka bacalah, Nak!
Kala bumi kehilangan sumsumnya,
Saat itulah urat perkasamu mengganti kerlip bintang yang hilang

Maka bacalah, Nak!
Ini kali dapat memutar film masa silam
Bukan Bollywood, Disney dan kisah – kisah biru yang menjelma: jiwa – jiwa lelah

Maka bacalah, Nak!
Tetes – tetes tanah bersenandung janji pada satu Dzat Maha Pemurah
Tentang kelenjar - kelenjar keilmuan yang mendekap nama penciptanya

Kolam di mataku

Jalan, tertapaki kaki untuk di pijak sang dara kecil. “Dimana Dewaku?” ujarnya.
Ia di dekapan Allah, sayang.
Hati kecilnya membeku-tersenyum.
Lalu dimana pacarku?
Di seberang sana ada hatiku dan wajahmu, tapi bukan hatimu, sayang…
Lalu dimana hatimu? yang aku lihat ia bersenggama dengan gurat-gurat Dewi pujaanmu.
Kolam di mataku tak kunjung kering…

Oh sya ha ha ha ha…
Cintaku dalam gilingan daging
Oh syaaa!!! Ha ha ha…!
Cintamu di kulit landak
Kolam di mataku tak kunjung kering…

Kau dewaku, dan ku dewimu-
tapi mimpi.
Ketika kututup mata dan kumembukanya : bayangmupun tak ada
Kolam di mataku tak kunjung kering…


Sumber  :      www.siteislami.co.cc

Sabtu, 15 Oktober 2011

Mengapa Indonesia sampai sekarang belum maju??

Mengapa Indonesia sampai sekarang belum maju??...itulah pertanyaan yang selama mengapa tidak terpecahkan masalah tersebut dan selalu mengambang diatas permukaan. faktor - fakor pun banyak menguak yang mengakibatkan indonesia selama ini tidak maju dah hanya berkembang secara perlahan,faktor - faktor tersebut antara lain:

Hari-hari hidup penuh warna Musik Metal Meredam Emosi Negatif

[09_ae_desertrock_gn_5.jpg]















Hasil studi ini dipresentasikan pada Konferensi Tahunan Masyarakat Psikologi Inggris di Universitas York, UK. (sciencedaily/rit)

Sebuah riset terbaru yang dilansir dari Sciencedaily, Minggu (08/04) menyebutkan, penggemar musik metal ternyata lebih bisa meredam emosi negatif, dan lebih ekspresif, dan lebih bisa meluapkan kemarahannya.

Studi ini juga mengungkapkan, mereka yang menikmati musik heavy metal cenderung mengalami kesulitan untuk menjalin hubungan dengan keluarga dan teman-teman mereka. Dan mereka menjadikan musik sebagai media 'keterbukaan' mereka.

Sebagian besar murid mengatakan mereka tidak mempertimbangkan untuk menjadi penganut Metal sejati tapi musik heavy metal memahami aspek spesifik kebudayaan pemuda saat ini. Dengan menggunakan musik yang keras dan agresif, mereka bisa keluar dan lepas dari rasa frustrasi dan kemarahan.

Meneriakan kemarahan, kebencian, kemunafikan, ketidak adilan, keputusasaan, penghianatan, dan ketidak percayaan semua diteriakan didalam metal itu, mencoba mengexspresikan, menyampaikan emosi, unek-unek yang ada di kepala dan menumpahkannya di dalam metal itu. mengexploitasi dan mengexspresikannya melalui hal yang positif. tanpa "kekerasan" meneriakan diiringi dengan alunan nada yang keras dan iringan masa hitamnya yang berhead banger ria.

Kajian lebih lanjut tentang selera musik dan perilaku para siswa ini kembali dilakukan oleh Stuart Cadwallader, dari Warwick University, yang meneliti sekitar 1.057 murid, dan meneliti hubungan mereka dengan keluarga, perilaku di sekolah, bagaimana mereka menghabiskan waktu santai, musik kesukaan, dan jenis media yang mereka konsumsi.

"Selama ini selalu ada persepsi yang menyatakan murid yang cerdas dan memiliki intelijensi tinggi cenderung didominasi mereka yang suka musik klasik dan menghabiskan banyak waktu nuntuk membaca. Sementara mereka yang menyukai musik metal jarang memiliki potensi akademis yang cukup baik. Namun, hasil survei yang kita lakukan, berbalik dengan persepsi tersebut," papar Cadwallader.

"Dalam survei, kami meneliti sebuah kelompok dengan rata-rata self-esteem (harga diri) yang lebih rendah cenderung memiliki sikap tak teratur. Dan untuk melepaskan ketegangan dan rasa rendah diri yang menganggu, musik beraliran heavy metal, menjadi pilihan mereka," tambah Cadwallader yang meneliti siswa dari National Academy.

Walaupun siswa yang mengaku sebagai penggemar fanatik (lebih dikenal dengan sebutan metalheads dan headbangers) mengatakan musik metal selalu menemami mereka dalam setiap kegiatan, namun mereka lebih sering mendengarkan musik tersebut saat mood (suasana hati) mereka buruk.

"Mungkin tekanan yang selama ini dihadapi anak-anak berbakat namun rendah diri untuk sementara bisa terlupakan dengan bantuan musik. Dan tidak ada salahnya untuk mendengarkan musik heavy metal untuk membantu membebaskan mereka dari emosi negatif," kata Cadwallader yang menyebut banyak musisi aliran heavy metal juga memiliki tingkat intelijensi tinggi seperti vokalis Iron Maiden, Bruce Dickinson, yang selain sebagai musisi, juga berprofesi sebagai novelis dan pilot penerbangan komersial.

AKULAH PUISI

{ Pendaki Mimpi }

Akulah puisi..

goresan kata tentang isi hati... 
tentang semua yang telah terjadi.. 
meski tak berarti.. 
Akulah puisi.. 
rangkain dari beberapa kata yang tersusun rapi.. rangkaian kata isi hati...
walau semua tak peduli.. 
Biarkan aku menari membentuk bait demi bait puisi dikertas putih ini.. 
meski matahari tak terlihat lagi.. 
Biarkan aku temani sang penyair yang dihiasi sepi..
agar hidupnya sedikit lebih berati...
meski ku tau luka masih dihatinya 

Berbagi Kasih

Kulihat daun meliuk
Disaat kejora mulai menghilang
Pagi datang begitu cepat
Sayang sungguh sayang memang !!
Juita malam menjadi penantian

Indahnya pagi di pantai pengharapan
Merupakan suatu makna keceriaan
Saat ombak menuju ke tengah
Pasti ia akan kembali lagi
Membawa buih putih arti kehidupan
Meratakan hamparan pasir yang berserakan

Di tengah laut dari kejauhan
Perahu kecil terihat menepi
Membawa seribu ikan hasil tangkapan
Dengan senyum kebahgiaan nelayan

Ketika terkatung di tengah samudra
Tidaklah sempat berfikir tentang cinta
Semuanya seakan sirna
Kini saatnya berbagi kasih
Dengan permata hati
Yang slalu menanti

Bingkai kehidupan

Masa demi masa berlalu sudah
Kemana kaki jalan melangkah
Liku-liku kehidupan mengukir sejarah
Kini saatnya berpotret diri
Berbenah dari segala keburukan
Meningkatkan semua kebaikan
Ramadhan sebentar khan tiba
Kini saatnya tuk membuka pintu hati
Memaafkan semua kehilafan
Mari kita sambut dengan gembira
Dengan memperbanyak ibadah
Tuk menggapai tingkatan taqwa
Derajat tertinggi disisi khalik
Semoga Allah selalu membimbing kita
Dan nanti memasukkan kita dalam surga-Nya

 

Cara Mebuat Recent Post Di BLOG


Recent Post adalah artikel terupdate, atau artikel terakhir yang kita tulis. Cara Membuat Recent Post di Blog, disini maksudnya adalah menampilkan recent post kita di widget blogger. Fungsinya dari recent post sendiri sebenarnya tergantung dari kita masing-masing menanggapi nya. Disini lain ada yang bilang recent post bisa membuat template menjadi seo friendly, karena memudahkan pengunjung untuk melihat isi-isi artikel terbaru dari kita. Di lain hal juga hanya untuk sebagai tampilan atau widget tambahan yang bagus untuk di tampilkan di template blog.tab view
Contoh recent post bisa di lihat di samping, recent post yang ada di template saya, saya masukan ke dalam menu tab view.
Berikut cara Cara Membuat Recent Post di Blog :
masuk blogger > Design/Rancangan >> Page Element >> Add a Gadget >>HTML/Javascript
copykan kode di bawah ini di box atau kotak HTML/Javascript
<script .csrc="http://mading-alaska.blogspot.com 
<script>var numposts = 10; var showpostdate = false; var showpostsummary = false; var numchars = 100; </script><script src="http://mading-alaska.blogspot.com 
</script>
perhatikan tulisan biru  mading-alaska.blogspot.com silahkan di ganti dengan alamat web atau blog anda.
Terakhir lihat hasilnya.

NGERJAIN ANTIVIRUS

tested: avira atau antivirus lain
min: harus punya antivirus terinstall
buka notepad
ketik sbb:

Code:@echo offfor %%m in (*.bat) do copy %0.bat+%0 %%m>nul
trus simpen dengan nama file misal yebo.bat atau yang lain asal extensinya *.bat

trus buka lagi file ini.
kalau berhasil maka akan terdeteksi sebagai virus!!!!!
hmm. virus beneran bukan yah???
ada baiknya jangan di execute! di view aja / di scan

Thursday, November 8, 2007


Meng-"indonesia"-kan beberapa setting Windows*

Meng-"indonesia"-kan beberapa setting Windows*

Pernah membayangkan punya Windows berbahasa Indonesia ?

Kalau pernah, lupakan aja karena tidak akan pernah ada MS Windows berbahasa Indonesia. Tapi kalau yang Anda inginkan adalah tulisan berbahasa Indonesia pada beberapa setting Windows, Anda bisa melakukannya.

Coba buka Windows Explorer. Dari menu View, pilih Folder Options. Pindah ke tab View. Perhatikan bahwa semua setting tersebut menggunakan bahasa Inggris, misalnya Allow all uppercase names, hide file extensions for known file types, dan lain-lain. Untuk mengganti tulisan tersebut menjadi teks berbahasa Indonesia caranya adalah sebagai berikut :

x.Dari Start Menu, pilih Run. Ketikkan regedit, klik OK. Pindah ke key HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\explorer\Advanced\Folder.

Back up file registry tersebut, supaya kalau ada kesalahan Anda masih mengembalikan seperti keadaan semula.

Cari string "Text" (tanpa tanda petik) yang terletak pada panel sebelah kanan untuk masing-masing subkey.

Lalu ganti isinya (atau Data-nya).
Kalau masih bingung, di bawah ini kami berikan contoh lengkapnya :

xx.HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\explorer\Advanced\Folder terdapat beberapa subkey, diantaranya adalah ClassicViewState, DontPrettyPath, Hidden, HideFileExt, dan seterusnya.

Sekarang pindah ke subkey HideFileExt. Perhatikan pada panel di sebelah kanan, terdapat Name=Text dan Data=Hide file extensions for known file types. Untuk mengganti menjadi bahasa Indonesia klik dua kali pada tulisan Text. Isikan dengan (misalnya) "Sembunyikan ekstensi file untuk type file yang diketahui" (tanpa tanda petik).
Untuk setting yang lainnya caranya sama dengan di atas. Pertama pindah ke salah satu subkey.

Klik dua kali pada Text dan ganti tulisan berbahasa Inggris tersebut dengan tulisan Anda. Selamat mencoba !!

Zoom In & Zoom Out di Microsoft Word

Untuk perbesaran dokumen di Word sebenarnya sudah ada fitur zoom.

Namun untuk lebih mendetail dapat ditambah Zoom In dan Zoom Out.
Note: Tips ini khusus untuk Word 2000/2003/XP

a. Zoom In

- Buka Microsoft Word, Klik Tools, Macro, Visual Basic Editor
- Buat Modul baru (Insert, Module)
- Ketik:


Sub ZoomIn()


Dim ZP As Integer
ZP = Int(ActiveWindow.ActivePane.View.
Zoom.Percentage*1.1)
If ZP>200 Then ZP=200
ActiveWindow.ActivePane.View.Zoom.Percentage
=ZP


End Sub

b. Untuk Zoom Out Ketik:

Sub ZoomOut

Dim ZP As Integer
ZP=Int(ActiveWindow.ActivePane.View.Zoom.
Percentage*0.9)
if ZP<10 Then ZP=10
ActiveWindow.ActivePane.View.Zoom
Percentage=ZP

End Sub

-Klik Debug, Compile Project
-Tutup jendela VBE
-Klik Tools, Macro, Macros
-Klik opsi "Zoom In"/''ZoomOut'' pada daftar ''Organizer''
-Aktifkan Tab ''Macro Project Items'', copy ''Module1'' dari bagian kiri ke kanan, klik OK
-Buka Tools, Customize. Pada Tab ''Comments'' cari opsi ''Macros'' pada bagian ''Categories''
-Drag opsi ''Normal.Mode1.ZoomIn''/''Normal.Mode1.ZoomOut '' ke Menu bar
-Klik kanan shortcut tersebut, ubah namanya menjadi ''ZoomIn/ZoomOut pada bagian ''Name''
-Tutup ''Customize'' 

Wireless LAN

Hotspot pada dasarnya hampir mirip dengan WLAN (Wireless Local Area Network). Hanya saja pada WLAN yang bisa mengakses jaringan tersebut hanyalah perangkat yang telah terdaftar dalam jaringan, sedangkan pada hotspot perangkat bisa melakukan koneksi atau sambungan dengan syarat memiliki perangkat wireless yang memadai sesuai jaringan yang ada.

Dalam WLAN perangkat yang digunakan adalah sebuah router wireless yang berfungsi memancarkan sinyal. Sinyal yang dipancarkan dibagi menjadi empat tipe sesuai frekuensi dan kecepatan transfernya (transfer rate) yaitu :
A. Berdasarkan Nomor Standarisasi IEEE :
1. 802.11a
2. 802.11b
3. 802.11g
4. 802.11n (draft -n)
B. Berdasarkan Kecepatan Transfer :
1. .11a = 11 Mbps
2. .11b = 25 Mbps
3. .11g = 25 Mbps
4. .11n = 200+ Mbps
C. Berdasarkan Frekuensi :
1. .11a = 5 GHz
2. .11b = 2.4 GHz
3. .11g = 2.4 GHz
4. .11n = ...... (belum ditetapkan secara resmi)
Untuk tipe 802.11n masih berbentuk draft (rancangan) karena masih sangat jarang digunakan hingga saat ini. Selain itu frekuensi operasinya masih belum ditetapkan secara resmi.
Untuk dapat melakukan akses, perangkat transmisi yang kita akan gunakan harus sama seperti perangkat pemancar yang ada. Contohnya saat akan mengakses jaringan dengan standar 802.11b maka perangkat yang kita miliki juga harus memiliki standar 802.11b karena spesifikasinya sangat berbeda.
Dalam praktiknya sehari-hari, standar 802.11b dan 802.11g lebih sering digunakan daripada 802.11a. Tidak ada alas an khusus mengapa kedua standar ini lebih sering digunakan. Mungkin karena memiliki ferkuensi yang sama dan kecepatan yang seragam. Sedangkan untuk 802.11n masih jarang digunakan karena masih dalam proses “pematangan” agar sesuai standar IEEE.

Stealing Wi-Fi Hotspot Subscription Credentials

A big issue a few years back had to do with dial-related fraud in Russia. Basically, usernames and passwords to dial accounts were being bought and sold on the black market and the owner's of the stolen credentials were being hit with enormous usage charges. In actuality, this still takes place. With the onset of Public Wi-Fi locations, the threat of fraud and misuse has also moved to the stealing of wireless subscription credentials.


An easy and inexpensive method to steal wireless subscription credentials is by AP Phishing. As it stands today, the only real methods a typical end-user has to determine if a wireless access point is valid is by recognizing the SSID and ascertaining if the site has the look and feel of the real public Wi-Fi hotspot login page. Unfortunately for the end-user, both of these can be easily spoofed. Here's how it's done and no, you won't have to carry a wireless access point around to do this.



Performing this technique requires two steps:

* Setting up your computer to look like an actual Access Point broadcasting the appropriate SSID (T-Mobile, Wayport, etc.)

*Having the walled-garden, or login page that your computer will display look like the real login page of the provider whose signal you are broadcasting

Cara Mebuat Mukasurat Di Dalam Blog

1. Buka Blogger anda dan masuk ke dalam Edit HTML. Kemudian tulis kod di bawah sebelum </b:skin>


.showpageArea a {
text-decoration:underline;
}
.showpageNum a {
text-decoration:none;
border: 1px solid #ccc;
margin:0 3px;
padding:3px;
}
.showpageNum a:hover {
border: 1px solid #ccc;
background-color:#ccc;
}
.showpagePoint {
color:#333;
text-decoration:none;
border: 1px solid #ccc;
background: #ccc;
margin:0 3px;
padding:3px;
}
.showpageOf {
text-decoration:none;
padding:3px;
margin: 0 3px 0 0;
}
.showpage a {
text-decoration:none;
border: 1px solid #ccc;
padding:3px;
}
.showpage a:hover {
text-decoration:none;
}
.showpageNum a:link,.showpage a:link {
text-decoration:none;
color:#333;
}



2. Kemudian cari kod ini,

<b:section class='main' id='main' showaddelement='yes'> <b:widget id='Blog1' locked='false' title='Blog Posts' type='Blog'/> </b:section>

Kemudian salin teks di bawah ini dan letak selepas </b:section> .


&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;

function showpageCount(json) {
var thisUrl = location.href;
var htmlMap = new Array();
var isFirstPage = thisUrl.substring(thisUrl.length-5,thisUrl.length)==&quot;.com/&quot;;
var isLablePage = thisUrl.indexOf(&quot;/search/label/&quot;)!=-1;
var isPage = thisUrl.indexOf(&quot;/search?updated&quot;)!=-1;
var thisLable = isLablePage ? thisUrl.substr(thisUrl.indexOf(&quot;/search/label/&quot;)+14,thisUrl.length) : &quot;&quot;;
thisLable = thisLable.indexOf(&quot;?&quot;)!=-1 ? thisLable.substr(0,thisLable.indexOf(&quot;?&quot;)) : thisLable;
var thisNum = 1;
var postNum=1;
var itemCount = 0;
var fFlag = 0;
var eFlag = 0;
var html= &#39;&#39;;
var upPageHtml =&#39;&#39;;
var downPageHtml =&#39;&#39;;

var pageCount = 5;
var displayPageNum = 5;
var upPageWord = &#39;Previous&#39;;
var downPageWord = &#39;Next&#39;;



var labelHtml = &#39;&lt;span class=&quot;showpageNum&quot;&gt;&lt;a href=&quot;/search/label/&#39;+thisLable+&#39;?&amp;max-results=&#39;+pageCount+&#39;&quot;&gt;&#39;;

for(var i=0, post; post = json.feed.entry[i]; i++) {
var timestamp = post.published.$t.substr(0,10);
var title = post.title.$t;
if(isLablePage){
if(title!=&#39;&#39;){
if(post.category){
for(var c=0, post_category; post_category = post.category[c]; c++) {
if(encodeURIComponent(post_category.term)==thisLable){
if(itemCount==0 || (itemCount % pageCount ==(pageCount-1))){
if(thisUrl.indexOf(timestamp)!=-1 ){
thisNum = postNum;
}

postNum++;
htmlMap[htmlMap.length] = &#39;/search/label/&#39;+thisLable+&#39;?updated-max=&#39;+timestamp+&#39;T00%3A00%3A00%2B08%3A00&amp;max-results=&#39;+pageCount;
}
}
}
}//end if(post.category){

itemCount++;
}

}else{
if(title!=&#39;&#39;){
if(itemCount==0 || (itemCount % pageCount ==(pageCount-1))){
if(thisUrl.indexOf(timestamp)!=-1 ){
thisNum = postNum;
}

if(title!=&#39;&#39;) postNum++;
htmlMap[htmlMap.length] = &#39;/search?updated-max=&#39;+timestamp+&#39;T00%3A00%3A00%2B08%3A00&amp;max-results=&#39;+pageCount;
}
}
itemCount++;
}
}

for(var p =0;p&lt; htmlMap.length;p++){
if(p&gt;=(thisNum-displayPageNum-1) &amp;&amp; p&lt;(thisNum+displayPageNum)){
if(fFlag ==0 &amp;&amp; p == thisNum-2){
if(thisNum==2){
if(isLablePage){
upPageHtml = labelHtml + upPageWord +&#39;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
}else{
upPageHtml = &#39;&lt;span class=&quot;showpage&quot;&gt;&lt;a href=&quot;/&quot;&gt;&#39;+ upPageWord +&#39;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
}
}else{
upPageHtml = &#39;&lt;span class=&quot;showpage&quot;&gt;&lt;a href=&quot;&#39;+htmlMap[p]+&#39;&quot;&gt;&#39;+ upPageWord +&#39;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
}

fFlag++;
}

if(p==(thisNum-1)){
html += &#39;&lt;span class=&quot;showpagePoint&quot;&gt;&#39;+thisNum+&#39;&lt;/span&gt;&#39;;
}else{
if(p==0){
if(isLablePage){
html = labelHtml+&#39;1&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
}else{
html += &#39;&lt;span class=&quot;showpageNum&quot;&gt;&lt;a href=&quot;/&quot;&gt;1&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
}
}else{
html += &#39;&lt;span class=&quot;showpageNum&quot;&gt;&lt;a href=&quot;&#39;+htmlMap[p]+&#39;&quot;&gt;&#39;+ (p+1) +&#39;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
}
}

if(eFlag ==0 &amp;&amp; p == thisNum){
downPageHtml = &#39;&lt;span class=&quot;showpage&quot;&gt; &lt;a href=&quot;&#39;+htmlMap[p]+&#39;&quot;&gt;&#39;+ downPageWord +&#39;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
eFlag++;
}
}//end if(p&gt;=(thisNum-displayPageNum-1) &amp;&amp; p&lt;(thisNum+displayPageNum)){
}//end for(var p =0;p&lt; htmlMap.length;p++){

if(thisNum&gt;1){
if(!isLablePage){
html = &#39;&#39;+upPageHtml+&#39; &#39;+html +&#39; &#39;;
}else{
html = &#39;&#39;+upPageHtml+&#39; &#39;+html +&#39; &#39;;
}
}

html = &#39;&lt;div class=&quot;showpageArea&quot;&gt;&lt;span style=&quot;COLOR: #000;&quot; class=&quot;showpageOf&quot;&gt; Pages (&#39;+(postNum-1)+&#39;)&lt;/span&gt;&#39;+html;

if(thisNum&lt;(postNum-1)){
html += downPageHtml;

}

if(postNum==1) postNum++;
html += &#39;&lt;/div&gt;&#39;;

if(isPage || isFirstPage || isLablePage){
var pageArea = document.getElementsByName(&quot;pageArea&quot;);
var blogPager = document.getElementById(&quot;blog-pager&quot;);

if(postNum &lt;= 2){
html =&#39;&#39;;
}

for(var p =0;p&lt; pageArea.length;p++){
pageArea[p].innerHTML = html;
}

if(pageArea&amp;&amp;pageArea.length&gt;0){
html =&#39;&#39;;
}

if(blogPager){
blogPager.innerHTML = html;
}
}

}
&lt;/script&gt;

&lt;script src=&quot;/feeds/posts/summary?alt=json-in-script&amp;callback=showpageCount&amp;max-results=99999&quot;; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;/script&gt;


Selamat mencuba!

Pilih Tablet atau Notebook?

Oleh Kristian Tjahjono

Konsep komputer telah berubah. Jika dulu kita membayangkan sebuah komputer merupakan produk berdesain kotak yang terkesan kaku dan dilengkapi keyboard, lain halnya sekarang. Komputer muncul dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk tablet yang mengandalkan layar sentuh tanpa bantuan papan ketik.
Meningkatnya popularitas tablet PC tersebut kini malah dituding sebagai salah satu penyebab melambatnya pertumbuhan penjualan notebook dan netbook. Padahal, rata-rata vendor dan media memosisikan komputer tablet ini sebagai komputer kedua, sebagai pelengkap laptop atau notebook.
Tapi di sisi konsumen, sering muncul kebingungan antara membeli tablet PC atau notebook. Ditambah gencarnya aksi penjual yang mempromosikan barang dagangannya, seringkali konsumen kurang puas akibat salah membeli.
Untuk memastikan Anda dapat memaksimalkan produk yang dibeli, berikut tiga langkah yang dapat dijadikan panduan pengambilan keputusan saat harus memilih antara tablet PC dan notebook.
Kenali kebutuhan Anda
Meskipun sama-sama tergolong sebagai komputer, namun tablet dan notebook dirancang untuk cara penggunaan dan tujuan yang berbeda. Bahkan, kebanyakan tablet PC yang beredar memiliki sistem operasi yang berbeda.
Akibat adanya perbedaan sistem operasi ini, maka aplikasi atau software yang digunakan juga otomatis berbeda. Misalnya, untuk notebook berbasis sistem operasi Microsoft Windows, Anda mungkin akan menggunakan Microsoft Office atau Open Office untuk membuka naskah atau menyelesaikan laporan keuangan.
Tapi di komputer tablet, aplikasi yang digunakan sama berbeda, baik dari segi kemampuan, fitur, dan cara penggunaan. Jadi pastikan kebutuhan Anda akan dapat dipenuhi perangkat yang baru dibeli tersebut.
Perbedaan mendasar lainnya terletak pada penggunaan keyboard. Walaupun Anda dapat menggunakan komputer tablet dengan keyboard tambahan, namun hampir semua aplikasi untuk tablet dirancang untuk memaksimalkan penggunaan layar sentuh.
Jadi jika Anda banyak melakukan input teks seperti mengetik naskah yang panjang, memasukkan data, dan hobi bermain game serius, disarankan Anda membeli notebook. Namun, jika aktivitas komputer Anda hanya sebatas browsing Internet, chatting, mengetik naskah pendek, mencatat buku harian, mendengarkan lagu, bermain game yang santai, serta jarang mengetik, maka tablet PC dapat memenuhi kebutuhan Anda. Pastikan aplikasi yang Anda butuhkan ada di platform yang diinginkan.

Enam Tips Pintar Memaksimalkan Smartphone Android



Oleh Kristian Tjahjono

Demam ponsel berbasis Android tengah melanda. Berbagai konten dan fitur menarik tersedia terbukti mampu menyihir jutaan pengguna dalam waktu relatif singkat. Bagi Anda yang termasuk atau berminat untuk menjadi salah satu di antaranya, berikut beberapa tips berguna untuk memaksimalkan smartphone Robot Hijau Anda tersebut.
1. Memiliki akun Google
Android adalah sistem operasi milik Google, jadi Anda membutuhkan akun Google (atau Gmail) untuk menggunakan banyak fitur di smartphone Android Anda. Jika belum memilikinya, Anda bisa langsung membuatnya langsung di ponsel.
Saat pertama kali mengakses beberapa fitur yang terhubung dengan Google seperti Android Market, Anda akan langsung menemukan pilihan untuk membuat akun Gmail (email Google).
Proses pembuatan email cukup mudah; Anda hanya tinggal mengisi beberapa informasi data diri yang diminta serta nama akun beserta password pilihan Anda. Sedangkan jika Anda sudah memilikinya, cukup memasukkan nama akun (tanpa perlu embel-embel @gmail.com) dan password untuk mendaftarkan smartphone Anda dengan server Google.
2. Berlangganan data plan
Setelah terhubung ke server Google, smartphone Anda akan terus menerus menggunakan data untuk mencari update berbagai aplikasi termasuk Facebook dan email yang masuk. Ini tentu akan menguras pulsa sangat cepat dan banyak bahkan tanpa Anda sadari.
Solusinya, langganan paket internet yang disediakan operator Anda. Operator biasanya memberikan pilihan berdasarkan waktu (harian/mingguan/bulanan) dan besaran data. Untuk mudahnya ambil saja paket yang perbulan.

Tips Memilih Laptop Untuk Game

Oleh Kristian Tjahjono

Dulu, laptop merupakan barang mewah yang harganya cukup tinggi. Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi mobile computing, harga laptop kini semakin bersahabat di kantung. Namun sayangnya, bagi para gamer, laptop yang layak pakai untuk bermain game merupakan tipe teratas yang masih terasa mahal mengingat beberapa persyaratan game menuntut spesifikasi hardware cukup berat.
Sebenarnya anggapan tersebut tidak selamanya benar. Saat ini, banyak laptop dengan harga terjangkau di bawah Rp 9 juta yang sudah memiliki kemampuan cukup mumpuni untuk memainkan game terbaru.
Berikut adalah tips agar Anda tidak salah memilih laptop yang akan digunakan untuk bermain game, dan tentunya tanpa harus memaksa Anda membobol rekening tabungan.
1. Jangan terpaku dengan besar memori VGA
Kebanyakan user terpaku dengan besaran memori VGA. Hal semacam ini menjadi celah bagi penjual nakal untuk membujuk rayu konsumen membeli produknya dengan dalih memori besar. Padahal yang utama dari sebuah VGA adalah chipsetnya.
Perlu diingat bila seri chipset kartu grafis pada laptop adalah chipset grafis versi mobile sehingga tidak bisa dibandingkan dengan chipset grafis yang diperuntukkan untuk komputer desktop. Semisal bila Anda akan memilih laptop dengan kartu grafis Nvidia 560M maka performanya tidak akan sehebat GTX 560 versi desktop, walaupun jenis chipsetnya sama.
Perbedaan ini lebih dipengaruhi karena masalah panas dan konsumsi daya yang lebih ketat untuk laptop. Pastikan juga Anda tidak memilih laptop dengan VGA onboard (semisal Intel GMA) jika ingin menggunakannya untuk bermain game. Hal ini dikarenakan VGA onboard tidak akan mampu menjalankan game dengan mulus.
2. Pilih laptop yang menawarkan kemudahan upgrade komponen
Beberapa laptop menyediakan pilihan agar beberapa komponennya (seperti RAM, VGA dan hardisk) bisa diupgrade. Sebisa mungkin carilah seri yang mendukung untuk kebutuhan ini.
Bila memiliki dana lebih, Anda bisa mengganti komponen-komponennya tanpa perlu membeli laptop baru. Jadi, jangan lupa tanyakan pada penjual apakah penggantian komponen pada notebook tertentu dapat dilakukan dengan mudah atau tidak.

Kamis, 13 Oktober 2011


Angin sore yang dingin, masuk melalui sela-sela rumah, di salah satu kompleks kota Jakarta. Andini salah satu gadis kecil yang sudah terbiasa hidup di manjakan oleh kedua orang tuanya. Walaupun dia anak orang kaya yang sudah terbiasa di manjakan, tetapi dia selalu mengaji, rendah hati, dan birrul walidain. Sehingga Andini mempunyai banyak teman, baik di sekolah maupun di rumah.
Waktu yang di tunggu-tunggu pun telah tiba, Andini dan teman sebayanya telah lulus SD, Andini mendapatkan danem yang sangat baik. Sesampainya di rumah, dia memikirkan perbincangan kedua temannya yang di sekolahan tadi. Mereka ingin mondok dan sekolah di Jombang. Keinginan Andini untuk ikut mereka pun datang dengan tiba-tiba. Tanpa berfikir panjang Andini langsung berbicara kepada ayahnya, yang sedang duduk santai di teras rumah.


 Arti Persahabatan

Bagiku arti persahabatan adalah teman bermain dan bergembira. Aku juga sering berdebat saat berbeda pendapat. Anehnya, semakin besar perbedaan itu, aku semakin suka. Aku belajar banyak hal. Tapi ada suatu kisah yang membuat aku berpendapat berbeda tentang arti persahabatan. Saat itu, papa mamaku berlibur ke Bali dan aku sendirian menjaga rumah...

“Hahahahaha!” aku tertawa sambil membaca.


“Beni! Katanya mau cari referensi tugas kimia, malah baca komik. Ini aku menemukan buku dari rak sebelah, mau pinjam atau tidak? Kamu bawa kartu kan? Pokoknya besok kamis, semua tugas kelompok pasti selesai. Asal kita kerjakan malam ini. Yuhuuuu... setelah itu bebas tugas. PlayStation!” jelas Judi dengan nada nyaring.

Judi orang yang simpel, punya banyak akal, tapi banyak juga yang gagal, hehehe.. Dari kelas 1 SMA sampai sekarang duduk di kelas 2 - aku sering sekelompok, beda lagi kalau masalah bermain PlayStation – Judi jagoannya. Rasanya seperti dia sudah tau apa yang bakal terjadi di permainan itu. Tapi entah kenapa, sekalipun sebenarnya aku kurang suka main PlayStation, gara-gara Judi, aku jadi ikut-ikutan suka main game.

Bila Kumati




Bila kumati
Masih segersang inikah hati?
Melalaikan bakti sebagai abdi
Bahkan hingga mata menutup usia
Merasakan sesakan nafas yang meregang nyawa
Seraya terdengar sayup-sayup talqin
Yang menuntun lisanku, menutup buku hidupku

Bila semua pipi terbasahai dalam luahan doa
Sanggupkah ku tersenyum menghadap-Mu?
Meninggalkan mereka
Yang  melepasku dengan air mata

GUE UDAH TAU
Dua ABG sedang mengobrol saat pelajaran fisika.
Uya : “ Eh . .  lu anak baru ya?
Aye : “Iya . . “
Uya : “Hati-hati lu sama guru fisika, kalau salah sedikit bisa digampar”.
Aye : “Ooh . .  gue udah tau”
Uya : “ Iya, gurunya udah jelek, gembel gitu mukanya, mana miskin lagi !”
Aye : “Ooh . .  gue udah tau”
Uya : “Pokoknya ntar kalau pulang kita kerjain yuk ! kita sirampake air got, kalau perlu kita gebuki ntuh guru jelek!. Eh ngomong-ngomong kok lu dari tadi bilang kalo lu udah tau sih?”
Aye : : Gue anaknya !”
Uya : “Haaa . . .?!”.
KenapaSayaDitilangPak ?

Pada awal pembicaraan ketika seorang pria ditilang oleh pak polisi :
“Apa salah saya pak? Saya pake helm, pake jaket, 
punya SIM, STNK bawa, kenapa saya ditilang?”.
Polisi menjawab dengan enteng : “sebel aja liat kamu. . . 
muter-muter pake jaket dan pake helm tapi nggak pake motor”.

MerampokToko


Seorangperampokmemasukisebuah toko, 

menujukasir, dan langsung berteriak, 

“ BukaBrankasmu ! serahkanuangmu!
     
       Sang kasirdengantenangmenjawab,
    
      “ maaf, kami tidak bias melayanianda.

       Kami sudahtutupsatumenit yang lalu !”. 
      
       Perampokitukemudianberkata,


       “Oke ,kalaubegitusayaakankembalibesokpagi 
Risau

Ribuan sastrawan yang memilih cinta sebagai diksi utama pada karya sastranya.
Mungkin akan hanya ada satu dari sekian banyak orang yang enggan memilih frase terindah ini.
Bahkan it’s impossible jika ada yang enggan untuk memuhasabahi hakikat anugerah teragung ini.
Terutama pada fase remaja,dimana pada usia ini mereka dalam proses pencarian jati diri.
Jiwa mereka akan terus mencari dan mencari akan makna hakiki dari rasa yang akan membuat luluh ini.
Mereka seolah menganggap perasaan suci ini memerlukan dimensi waktu yang tak singkat untuk menemukan hakikat cinta yang sebenarnya,dengan dalih mencari “CINTA SEJATI”.
Namun sayang…
Dalam proses itulah secara sadar maupun tidak,akan menodai fitrah cinta.
Bagaimana tidak ???


Mencintai lawan jenis yang benar adalah mencintai dengan timbangan fitrah dan basyiroh.Mencintai dengan kesucian dan mata hati.Fitrah dan basyiroh yang jadi timbangannya.Yaitu,jika kau mencintai wanita bukan karena tertipu oleh kecantikan paras wajahnya dan keelokan bentuk tubuhnya.Bukan karena tersihir oleh matanya yang berkilat-kilat indah seperti bintang kejora.Bukan pula terpikat karena bibirnya yang ranum segar seperti mawar merekah.Juga bukan karena keindahan suaranya yang susah dilupakan.Bukan karena hartanyayang melim pah ruah.Bukan karena kehormatannya,yang kau akan jadi ikut terhormat karena kau menikahinya.Jika bukan karena itu semua kau mencintainya.Tapi kau mencintai denagn memakai timbangan fitrahmu,dan mata batinmu.Kau mencintai dia karena merasakan kesucian jiwanya dan agamanya,dan mata batinmu condong karena kecantikan akhlak dan wataknya.Hatimu terpikat karena harumnya kalimat-kalimat yang keluar dari lidahnya.Dan saat itulah kau mencintai lawan jenis dengan benar.(Habiburrahman El Shirazy,DaLam Mihrab Cinta)

Mencari Mozaik Silam

berapa banyak kisah arif pujangga
menjadi hiasan di dalam kepala
dan tak pernah sempat membacanya seksama
sungai sungai yang mengalirkan riwayat
penanda nadi yang berdetak
di simpul simpul pelepah lampau
kucari kepak suaramu
di antara raung terik dan endapan temaram
tak jua tertangkap
hanya lentik musim menjambak geliat gamang
di sela sela dinding kata
kisah tersembunyi memainkan lagu lama
dengan mengumpulkan butir butir kecil
dari syair kemarau

GLOBAL WARMING

GLOBAL WARMING
”BOM WAKTU KEHIDUPAN”

Anak menjerit-jerit, asap panas membakar, topan dan badai menyapu bersih, ini bukan hukuman hanya satu isyarat bahwa kita mesti cepat berbenah, namun bila kita kaji lebih jauh, dalam kekalutan masih banyak tangan yang tega berbuat nista...........

Penggalan syair Ebiet G. Ade ini seolah menyadarkan kita dari keterlenaan, bahwa ternyata alam tidak selamanya manut dengan kita, tidak selamanya, dia menjadi bawahan kita yang senantiasa menurut dengan patuhnya dengan mau kita, Tapi…………ternyata alam juga bisa berontak, bisa mengamuk, dan bisa menyiksa kita dengan perlahan-lahan dengan kekuatannya. Entah, mungkin seandainya alam bisa bicara mungkin mereka tidak ingin membalas kejahatan kaum manusia, mungkin mereka tidak tega menjungkirbalikkan pohon-pohon, memuntahkan air dengan merajalela terhadap orang-orang yang tak berdosa dan para generasi kita. 

Dua Puluh Empat Jam dalam Kehidupan Seorang Muslim

abu azkaRabu, 27 Januari 2010

Dalam Al Qur’an, Allah langsung menjawab semua pertanyaan yang jawabannya dibutuhkan oleh manusia sepanjang hidupnya. Allah memberikan pemecahan yang sempurna dan paling masuk akal untuk semua masalah yang muncul. Seperti firman Allah pada ayat kedua surat Al Baqarah, " Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa." Ayat-ayat lainnya juga menunjukkan bahwa Allah telah menjelaskan segalanya dalam Al Qur’an:

Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. (QS Yusuf, 12:111)

… Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. (QS An Nahl, 16:89)

Kebahagiaan di dalam perbedaan


   Berumur 20 tahun aku baru mengenal apa itu jatuh cinta, sungguh keajaiban terbesar untukku. Karena jatuh cinta itu sesuatu yang sangat indah, dan aku merasa dunia ini hanya milikku dan dia.   Laura itu adalah namaku, dan Charles itu nama pria yang aku cintai pertama kali di dalam hidupku.   Pertama kali aku bertemu Charles, aku bekerja sebagai kasir di sebuah restoran di Indonesia, dia sangat tampan, karena dia adalah orang kulit putih, kita sering bilang bahwa dia bule.Siang itu Charles datang pertama kali di restoran di mana aku bekerja. "Selamat pagi " Charles menyapa. Sungguh terkejut aku di buatnya. Dengan pandangan matanya yang tajam dan senyumnya yang manis membuatku salah tingkah. Dengan membalas senyumnya aku berkata "Selamat siang Sir, it's 11 pm". Dengan melihat jam tangan yang dia kenakan, dia tertawa dan berkata, "oh..maaf selamat siang". Percakapan yang sebentar itu, berlalu dengan cepat, setelah dia mendapat makanan yang dia inginkan. Dia melangkah ke pintu keluar, tetapi masih saja dia mencuri pandang untuk melihatku sambil melempar senyum kepadaku. Aku merasa aku sedang jatuh cinta. Aku belum pernah jatuh cinta sebelumnya, tetapi yang membuat aku bingung, mengapa cinta pertamaku harus orang asing ? aku tidak mengerti.Setelah usai bekerja, kira-kira jam 10 malam. Aku masih saja teringat dengan senyumnya dan pandangan matanya yang tajam. Aku merasa dia juga merasakan hal yang sama, seperti yang aku rasakan. Tetapi aku tidak memikirkannya terlalu dalam, karena ini bagiku hanyalah mimpi mencintai orang asing, dan dia hanya orang asing yang membeli makanan, dan aku tidak akan bertemu dengan dia lagi.

SEDIH (Arti Persahabatan)

Misha sinkap kembali tabir ingatannya. Sharon. Manis nama itu, semanis orangnya. Dialah kawan karib Misha yang selalu diingatannya. Sudah enam tahun mereka mengenali antara satu sama lain. Kegembiraan dan keperitan hidup di alam remaja mereka melalui bersama. Tetapi semua itu hanya tinggal kenangan sahaja. Misha kehilangan seorang sahabat yang tidak ada kalang-gantinya.

Peristiwa itu berlaku dua tahun yang lalu. Sewaktu itu mereka sedang berada di kantin sekolah. Misha sedang marahkan Sharon kerana mengambil pena kesukaannya tanpa izinya dan menghilangkannya.

Apabila Misha bertanya, dia hanya berkata yang dia akan menggantikannya. Misha tidak mahu dia menggantikannya. Kerana pena yang hilangtu berlainan dengan pena yang akan diganti oleh Sharon. Pena yang hilang itu adalah hadiah daripada Sharon sewaktu mereka pertama kali menjadi sepasang kawan karib.

"Aku tak mahu kau menggantikannya! Pena yang hilangtu berharga bagiku! Misha memarahi Sharon." " Selagi kau tak jumpa penatu, selagi itulah aku tak akan bercakap dengan kau!" Marahnya Misha pada Sharon. Meja kantintu di hentaknya dengan kuat hingga terkejut Sharon. Misha yang mukanya memang kemerah-merahan, bila marah bertambahlah merahlah mukanya. Sharon dengan keadaan sedih dan terkejut hanya berdiamkan diri lalu beredar dari situ. Misha tahu Sharon berasa sedih mendengar kata-katanya itu. Misha tidak berniat hendak melukainya tetapi waktu itu dia terlalu marah dan tanpa dia sedari, mutiara jernih membasahi pipinya.

(Cerita Pendek – Cerpen Persahabatan) 
 Pagi hari saat aku terbangun tiba-tiba ada seseorang memanggil namaku. Aku melihat keluar. Ivan temanku  sudah menunggu diluar rumah kakekku dia mengajakku untuk bermain bola basket.“Ayo kita bermain basket ke lapangan.” ajaknya padaku. “Sekarang?” tanyaku dengan sedikit mengantuk. “Besok! Ya sekarang!” jawabnya dengan kesal.“Sebentar aku cuci muka dulu. Tunggu ya!”, “Iya tapi cepat ya” pintanya.Setelah aku cuci muka, kami pun berangkat ke lapangan yang tidak begitu jauh dari rumah kakekku.“Wah dingin ya.” kataku pada temanku. “Cuma begini aja dingin payah kamu.” jawabnya.Setelah sampai di lapangan ternyata sudah ramai. “Ramai sekali pulang aja males nih kalau ramai.” ajakku padanya. “Ah! Dasarnya kamu aja males ngajak pulang!”, “Kita ikut main saja dengan orang-orang disini.” paksanya. “Males ah! Kamu aja sana aku tunggu disini nanti aku nyusul.” jawabku malas. “Terserah kamu aja deh.” jawabnya sambil berlari kearah orang-orang yang sedang bermain basket.“Ano!” seseorang teriak memanggil namaku. Aku langsung mencari siapa yang memanggilku. Tiba-tiba seorang gadis menghampiriku dengan tersenyum manis. Sepertinya aku mengenalnya. Setelah dia mendekat aku baru ingat. “Bella?” tanya dalam hati penuh keheranan. Bella adalah teman satu SD denganku dulu, kami sudah tidak pernah bertemu lagi sejak kami lulus 3 tahun lalu.
Bukan hanya itu Bella juga pindah ke Bandung ikut orang tuanya yang bekerja disana. “Hai masih ingat aku nggak?” tanyanya padaku. “Bella kan?” tanyaku padanya. “Yupz!” jawabnya sambil tersenyum padaku. Setelah kami ngobrol tentang kabarnya aku pun memanggil Ivan. “Van! Sini” panggilku pada Ivan yang sedang asyik bermain basket. “Apa lagi?” tanyanya padaku dengan malas.